back to top
Home Fashion Wamentan Sudaryono: Bulog Siap Serap 600 Ribu Ton Beras, Petani Diminta Percepat...

Wamentan Sudaryono: Bulog Siap Serap 600 Ribu Ton Beras, Petani Diminta Percepat Tanam

7
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono mengatakan bahwa Perum Buloga siap menyerap minimal 600 ribu ton beras dari petani untuk musim tanam kali ini. Hal ini disampaikan Sudaryono saat mengunjungi para petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (3/10/2024), untuk mengoptimalkan percepatan tanam.(Dok. Kementan)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Sudaryono mengatakan bahwa Perum Buloga siap menyerap minimal 600 ribu ton beras dari petani untuk musim tanam kali ini. Hal ini disampaikan Sudaryono saat mengunjungi para petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (3/10/2024), untuk mengoptimalkan percepatan tanam.(Dok. Kementan)

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, memastikan bahwa Perum Bulog siap menyerap setidaknya 600 ribu ton beras dari para petani pada musim tanam ini.

Pernyataan ini disampaikan Sudaryono saat melakukan kunjungan ke petani di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Kamis, 3 Oktober 2024.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog, dan mereka siap menyerap 600 ribu ton beras dari petani, bahkan kami harap bisa sampai 1 juta ton agar harga beras tetap stabil,” kata Sudaryono.

Dalam kesempatan itu, Sudaryono juga meminta dukungan semua pihak untuk membantu petani dalam meningkatkan produksi. Pemerintah telah menambah alokasi pupuk subsidi menjadi 9,5 juta ton untuk mendukung kebutuhan petani.

“Petani adalah pahlawan pangan. Mereka bekerja keras setiap hari, dan tugas kita adalah memastikan mereka mendapatkan kemudahan dalam berproduksi,” tambahnya.

Sudaryono juga mengajak petani di Demak untuk segera mempercepat proses tanam pada bulan Oktober ini.

Menurutnya, dengan musim hujan yang sudah tiba, percepatan tanam akan memastikan ketersediaan air mencukupi, sehingga Indonesia bisa menghadapi panen raya pada Januari dan Februari 2025.

“Jika kita tanam sekarang, panen di awal tahun depan akan cukup untuk kebutuhan beras nasional. Target kita adalah menambah luas tanam hingga 1,2 juta hektar di berbagai daerah,” jelas Sudaryono.[]