Kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda menjadi bagian dari diplomasi dan penguatan kerja sama strategis di Aceh.
BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh menerima kunjungan Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda pada Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama strategis di Aceh.
Pertemuan ini mendapat perhatian karena hubungan Aceh dan Belanda memiliki latar sejarah panjang. Dalam konteks saat ini, hubungan tersebut diarahkan pada kerja sama yang lebih produktif, termasuk peluang kolaborasi di bidang ekonomi, pendidikan, budaya, dan pembangunan berkelanjutan.
Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh menyebut pertemuan berlangsung sebagai bagian dari komunikasi kelembagaan dengan mitra internasional. Pembahasan diarahkan untuk membuka ruang kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat Aceh.
Agenda ini juga menunjukkan peran Wali Nanggroe dalam menjembatani komunikasi adat, sejarah, dan pembangunan Aceh dengan pihak luar. Kerja sama strategis dinilai perlu diarahkan pada kepentingan masyarakat dan penguatan identitas Aceh.









