
KUALA LUMPUR – Gempa kuat mengguncang kawasan dekat Mindanao, Filipina selatan, pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Getarannya dilaporkan turut dirasakan di sejumlah wilayah Sabah, Malaysia.
Departemen Meteorologi Malaysia atau MetMalaysia menyebut gempa terjadi pada pukul 07.37 waktu setempat dengan magnitudo 7,9 dan kedalaman sekitar 50 kilometer. Pusat gempa berada pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur, sekitar 97 kilometer di selatan Koronadal City, Filipina.
“Getaran dilaporkan terasa di Tawau, Semporna dan kawasan sekitarnya,” kata MetMalaysia dalam pernyataan di Facebook, seperti dikutip Malay Mail. MetMalaysia menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan terkait kejadian tersebut.
Sejumlah lembaga pemantau internasional melaporkan pengukuran awal yang bervariasi. German Research Centre for Geosciences (GFZ) awalnya memperkirakan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,3, sebelum kemudian merevisinya menjadi 8,2. GFZ juga menyebut gempa terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer.
Setelah gempa terjadi, Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat turut memantau kondisi tersebut karena berpotensi menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat pesisir di kawasan regional.
Hingga laporan awal diterbitkan, belum ada informasi langsung mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar. Otoritas di Malaysia dan Filipina masih terus memantau situasi seiring masuknya data terbaru dari lapangan.
Mindanao dan kepulauan Filipina berada di kawasan Cincin Api Pasifik, salah satu zona seismik paling aktif di dunia. Wilayah ini kerap mengalami gempa bumi dan aktivitas vulkanik karena pertemuan sejumlah lempeng tektonik.
Sumber: Malay Mail.